Sosialisasi Peluang Kerja Keluar Negeri dan Migrasi Yang Aman

2016-10-23 00:00:00 526 Dilihat

Sosialisasi Peluang Kerja Keluar Negeri dan
Migrasi Yang Aman

Rabu, 19 Oktober 2016

JAKARTA-SMKN 2 JAKARTA,

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) telah mengidentifikasi 55 kabupaten/kota yang selama ini menjadi basis TKI. Dengan potensi calon TKI di 55 kabupaten/kota itu cukup tinggi, BNP2TKI memutuskan agar jajarannya memaksimalkan sosialisasi bagaimana bermigrasi atau menjadi TKI di luar negeri yang aman.

"Setiap persoalan yang timbul dampak dari bermigrasi selalu berada disekitar 55 kabupaten/kota yang daerahnya banyak menyumbang TKI. Di situlah penting dilakukan sosialisasi bagaimana bermigrasi yang aman, bagaimana risiko jika menjadi TKI melalui jalur non proseduran, dan bagaimana manfaat serta kemudahan dan jaminan hak bagi TKI yang melalui jalur formal.

Kasus teranyar adalah yang menimpa TKI di Malaysia karena kapal yang ditumpanginya tenggelam. Korban kapal tenggelam itu yang kesemuanya adalah TKI yang berangkat via jalur nonprosedural itu harus bisa menjadi pembelajaran betapa pentingnya bermigrasi yang aman.

"Kita terus lakukan sosialisasi. Dan saat ini calon TKI dan keluarganya sudah banyak yang sadar terhadap resiko ber migrasi, mereka tahu kalau berangkat secara non prosedural itu banyak resikonya, namun mereka tidak mampu melawan tekanan ekonomi, oleh karenanya dia memilih jalan pintas yang dianggap lebih murah namun penuh risiko," tukasnya.

Dan terkait dengan upaya menekan angka TKI non prosedural atau ilegal, BNP2TKI tidak hanya mengintensifkan sosialisasi bermigrasi yang aman. Tetapi, BNP2TKI juga berupaya menurunkan sekecil mungkin biaya penempatan TKI di luar negeri. Bahkan, saat ini BNP2TKI sedang menggodog Penghapusan Biaya Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terasa memberatkan itu.

"Bank Mandiri,BNI dan BRI telah bersedia memberi bantuan biaya penempatan dengan bunga rendah , jika dibandingkan dengan lembaga keuangan lain yang menetapkan bunga cukup tinggi. BNP2TKI telah menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan ketiga bank tersebut
 
MoU tersebut, kata dia, diterapkan dalam bentuk Layanan Keuangan Terpadu, untuk dapat membantu  TKI.

"Dengan demikian secara keseluruhan bisa dilihat BNP2TKI dan kalangan perbankan membangun kerja sama yang luas, mulai dari biaya penempatan, pengiriman gaji (remitansi) serta bantuan untuk wirausah,.